Broker Futures resmi di Indonesia sejak 2004
 021-52-777-07
Menjelang pertemuan kebijakan The Fed 2 hari Emas sudah memulai Kenaikan

Harga emas memangkas kenaikan pada hari Senin karena dolar naik tipis, tetapi ekspektasi stimulus fiskal AS yang baru mendukung bullion menjelang pertemuan Federal Reserve minggu ini. Spot emas naik 0,1% menjadi $ 1,854.81, setelah naik sebanyak 0,8%. Emas berjangka AS menetap 0,1% lebih rendah menjadi $ 1.855,20 per ounce. Dolar naik 0,2%, membuat emas batangan lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

“Kami mulai mendapatkan indikasi awal bahwa indeks dolar telah mencapai titik terendah dalam waktu dekat. Jika itu masalahnya, kenaikan dolar akan menghambat kenaikan pasar yang berharga, "kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff. "Prospek inflasi ke depan mengingat semua stimulus dan pelonggaran bank sentral yang telah membuat sistem keuangan dunia kebanjiran uang tunai, itu mendukung (untuk emas) dalam jangka panjang."

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden membalas kekhawatiran tentang proposal bantuan pandemi senilai $ 1,9 triliun yang terlalu mahal dan menggarisbawahi perlunya bertindak cepat.

"Kami akan melihat dasar-dasar dukungan di pasar ini, apakah dukungan itu berasal dari Fed yang dovish atau langkah-langkah stimulus yang sedang berlangsung adalah titik fokus utama untuk pasar ini selama beberapa bulan ke depan," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve dimulai pada hari Selasa. Kebijakan bank sentral AS diperkirakan akan tetap kuat dalam mode penyelamatan, dengan suku bunga mendekati nol. Suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak menghasilkan dan membebani dolar.

Analisa Teknikal XAU/USD

 

The Fed diperkirakan tidak akan membuat perubahan kebijakan tetapi kemungkinan akan mencoba dan mengarahkan suku bunga, dan greenback, lebih rendah untuk mencoba dan menjaga pemulihan AS yang baru lahir di jalurnya. Sementara data terbaru dicampur menjadi agak positif, pemulihan ekonomi akan memakan waktu lama dan suku bunga rendah akan diperlukan untuk tahun-tahun mendatang.

XAU/USD saat ini sedang menikmati pelemahan USD dan naik menuju leel resistance pada harga $1875 yang sempat ditembus pada kemarin hari. Jika Gold naik diatas $1875 maka target selanjutnya adalah $1900 yang pada pekan lalu menjadi pertahanan yang belum berhasil ditembus.

Sebaliknya jika XAU/USD melemah maka $1821 akan menjadi support pertama di level bawah dan $1800 tentunya akan menjadi sasaran berikutnya.

 

 

DISCLAIMER / PELEPASAN TANGGUNG JAWAB

Berita/Analisa ataupun rekomendasi yang kami publikasikan hanya bersifat INFORMASI.

PT.Asia Tradepoint Futures  tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang tersedia. Segala kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi ini bukan menjadi tanggung jawab PT. Asia Tradepoint Futures.

26 Jan 2021   
Share On :    
SELANJUTNYA
BERITA TERBARU
Harga emas naik pada hari Selasa, beringsut menjauh dari level terendah lebih dari delapan bulan, karena penurunan dolar dan imbal hasil Treasury AS mengangkat permintaan untuk logam safe-haven. Spot...
Bank Sentral Eropa semakin mengkhawatirkan peningkatan imbal hasil obligasi negara di benua lama. Wakil Presiden ECB Luis de Guindos adalah yang terbaru mengatakan bahwa lembaga yang berbasis di Frank...
Dolar berdiri kokoh terhadap rekan-rekannya yang berimbal hasil rendah pada hari Selasa di tengah taruhan pemulihan ekonomi yang lebih cepat dan toleransi yang lebih besar dari imbal hasil obligasi AS...